Selamat dan sukses, kepada guruku tercinta atas peraihan medali emas pada cabang gulat dalam Pekan Olahraga Daerah (Porda) 2010 Jabar.
*Kutipan GALAMEDIA:
"12 Atlet Gulat Wajib Ikut Diklat"JLN. JAKARTA,(GM)-
Tim gulat Kota Bandung yang tengah mempersiapkan diri menghadapi Pekan Olahraga Daerah (Porda) XI/ 2010 Jabar, menempa mental dan kebersamaan melalui pemusatan latihan. Pemantapan melalui pemusatan latihan akan berakhir 27 Juni atau sebelum pelepasan kontingen.
"Kami sudah mulai memusatkan latihan sejak tanggal 1 Juni lalu hingga menjelang pelepasan. Diharapkan para atlet bisa lebih konsentrasi dalam berlatih. Sekalian untuk lebih mengakrabkan semua atlet," ungkap Ketua Pengcab Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI) Kota Bandung, Sundawa Bachtiar kepada "GM" di Gedung KONI Kota Bandung Jln. Jakarta, Selasa (15/6).
Dikatakannya, semua atlet gulat Kota Bandung diwajibkan mengikuti pemusatan latihan digelar di Gelanggang Generasi Muda (GGM), Jln. Merdeka Kota Bandung tersebut. Sebelumnya, para atlet ini sudah mengikuti sejumlah uji coba dengan daerah lain.
"Kami baru saja mengikuti kejuaraan wilayah yang berlangsung Mei lalu. Itu kamiita jadikan uji coba untuk mengetahui sejauh mana kekuatan tim kami. Tidak hanya itu, sekaligus untuk mengetahui kekuatan lawan. Hasil kejuaraan kemarin cukup memuaskan, sebab pada tim kami bisa meraih 3 medali emas," terangnya.
Sementara di Porda nanti, Kota Bandung hanya menargetkan dua medali emas yang diharapkan bisa diraih Ardan Darmawan yang akan turun di nomor bebas putra kelas 48 kg dan Shella Abdillah S di nomor bebas putri kelas 55 kg.
"Mudah-mudahan saja di Porda nanti kami bisa mendapatkan medali emas melebihi target yang sudah ditetapkan. Sebab melihat prestasi yang sudah diperlihatkan sebelumnya pada uji coba maupun sejumlah kejuraan, kami selalu mendapatkan medali emas lebih dari tiga keping," paparnya.
Sementara itu jumlah atlet yang akan diturunkan pada Porda yang berlangsung Juli nanti sebanyak 12 orang, 8 putra dan 4 putri. Dari 36 kelas yang akan dipertandingkan, Kota Bandung hanya mengikuti 13 kelas. "Kami hanya lolos 13 kelas saat babak kualifikasi lalu. Pesaing kami memang banyak, terutama Kab. Bandung yang memiliki banyak atlet unggulan," terangnya.